Skip to content

Khususkabar.com

Kabar Postingan Update

Menu
  • Bisnis
  • Cantik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Travel
Menu
Ekstensi SAP Tanpa Menyentuh Core: Panduan Side-by-Side Extensibility di BTP

Ekstensi SAP Tanpa Menyentuh Core: Panduan Side-by-Side Extensibility di BTP

Posted on Juni 17, 2026 by admin

Banyak tim IT yang sudah menerima prinsip clean core jangan ubah kode inti SAP tapi kemudian berhenti di pertanyaan yang lebih mendesak: kustomisasi yang bisnis masih butuhkan harus taruh di mana? Laporan non-standar untuk direksi, workflow persetujuan yang unik, integrasi dengan sistem legacy semua itu tidak bisa sekadar dihapus atas nama SAP Clean Core. Artikel ini menjawab pertanyaan itu secara konkret: menjelaskan model side-by-side extensibility di SAP BTP, membandingkannya dengan alternatif in-app, memperkenalkan SAP Build sebagai jembatan low-code, dan menunjukkan kapan pendekatan ini justru bukan pilihan yang paling masuk akal.

Ringkas: Side-by-side extensibility adalah pendekatan kustomisasi SAP di mana ekstensi dibangun di luar inti S/4HANA umumnya di SAP BTP (Business Technology Platform) dan terhubung ke sistem inti melalui released API resmi SAP. Karena inti tidak dimodifikasi, sistem tetap upgrade-safe sesuai prinsip clean core SAP.

Apa itu side-by-side extensibility dan mengapa ini jantung dari clean core?

SAP mendefinisikan tiga tingkat extensibility untuk S/4HANA Cloud (SAP Help Portal, help.sap.com/docs/SAP_S4HANA_CLOUD/extensibility):

  1. In-app extensibility (key-user extensibility) — kustomisasi di dalam S/4HANA sendiri menggunakan key-user tools bawaan. Tidak memerlukan SAP BTP. Cocok untuk custom field, objek bisnis kustom sederhana, dan workflow ringan via SAP Fiori.
  2. Developer extensibility (ABAP Cloud) — pengembang menulis kode ABAP dalam S/4HANA, tapi hanya menggunakan released objects. Opsi ini sering terlupakan — tepat untuk logika kompleks yang harus berjalan dalam transaksi inti tanpa overhead jaringan ke BTP.
  3. Side-by-side extensibility — ekstensi dibangun sepenuhnya di luar inti, di SAP BTP, dan terhubung ke S/4HANA melalui released API resmi SAP.

Ketiga tingkat ini lahir karena model lama memodifikasi langsung kode standar SAP (“Z-code”) membuat setiap pembaruan menjadi proyek rekayasa ulang. Di lingkungan cloud di mana pembaruan lebih sering, biaya itu tidak berkelanjutan. Bagi perusahaan yang menuju S/4HANA Cloud, kemampuan menerima pembaruan tanpa proyek besar setiap siklus adalah syarat dasar agar total cost of ownership tetap masuk akal.

In-app vs. side-by-side extensibility: memilih pendekatan yang tepat

Pertanyaan praktis dari tim IT: bagaimana kami tahu mana yang perlu dibangun di BTP dan mana yang cukup dikerjakan di dalam S/4HANA? Tabel di bawah merangkum kriteria utamanya — ini bait featured snippet yang bisa menjadi referensi cepat.

Aspek In-App / Key-User Side-by-Side di BTP
Di mana berjalan Di dalam S/4HANA Di SAP BTP (di luar inti)
Siapa yang mengerjakan Key user / pengguna bisnis terlatih Developer BTP / ABAP Cloud
Tool utama Custom Fields and Logic, Custom Business Objects, Fiori key-user apps SAP Build Apps, SAP Build Process Automation, ABAP Cloud di BTP
Kapan cocok Custom field, validasi, workflow ringan Logika kompleks, integrasi sistem lain, aplikasi UI baru
Butuh SAP BTP? Tidak Ya — plus lisensi BTP untuk skala produksi
Upgrade-safe? Ya (jika pakai released tools) Ya (jika pakai released API)
Latensi Minimal (dalam sistem yang sama) Ada overhead round-trip ke BTP
Kompleksitas arsitektur Rendah Lebih tinggi — monitoring terpisah, error handling lintas sistem

Polanya jelas: mulai dari in-app. Kalau kebutuhan melampaui key-user tools — logika kompleks, integrasi sistem legacy, atau aplikasi mobile baru — barulah side-by-side di BTP masuk hitungan.

SAP Build: ekstensi clean core tanpa banyak kode ABAP

Side-by-side extensibility terdengar menarik, tapi siapa yang membangunnya jika perusahaan kekurangan developer ABAP senior? Di sinilah SAP Build menjadi relevan untuk konteks Indonesia, terutama di tengah tren adopsi low-code enterprise yang terus tumbuh.

SAP Build adalah suite low-code/no-code yang berjalan di atas SAP BTP, terdiri dari empat komponen utama per pertengahan 2026:

  • SAP Build Apps — membangun aplikasi mobile dan web secara visual. Berasal dari akuisisi AppGyver oleh SAP pada 2022, diberi nama resmi “SAP Build Apps” pada 2023. Terhubung ke S/4HANA melalui released API dan OData services.
  • SAP Build Process Automation — otomasi workflow dan RPA, menggabungkan SAP Workflow Management dan SAP iRPA dalam satu antarmuka low-code.
  • SAP Build Work Zone — portal dan launchpad terpusat untuk pengguna, menggabungkan akses ke aplikasi SAP dan non-SAP.
  • SAP Build Code — diperkenalkan pada 2024 untuk developer profesional berbantuan AI Joule di BTP, berbasis Cloud Application Programming Model (CAP).

Semua komponen terhubung ke S/4HANA melalui released API yang dikatalogkan di SAP Business Accelerator Hub (api.sap.com) — katalog resmi SAP yang mencakup ribuan API lintas domain Finance, Logistik, SDM, dan lainnya.

Dalam proyek enhancement yang ditangani Soltius, SAP Build Process Automation digunakan untuk otomasi workflow persetujuan yang sebelumnya dilakukan via modifikasi program standar SAP. Ekstensi baru berjalan di BTP; core tetap bersih — dan pembaruan SAP berikutnya tidak lagi memerlukan pengujian ulang untuk workflow tersebut.

Untuk memahami platform low-code ini lebih luas, platform low-code SAP Build membahas konsep dan skenario penggunaannya.

 

Kapan side-by-side extensibility BUKAN pilihan terbaik

Bagian ini jarang ditulis, padahal justru di sinilah kepercayaan dibangun. Side-by-side di BTP adalah arah yang benar untuk banyak kasus — tapi ada kondisi nyata di mana masuk ke sana sekarang justru menambah beban.

Pertimbangkan ulang jika kondisi berikut berlaku:

  • Kebutuhan kustomisasi sederhana. Kalau yang dibutuhkan hanya custom field tambahan atau aturan validasi, key-user tools dalam S/4HANA jauh lebih efisien. Jangan bangun infrastruktur BTP untuk kebutuhan yang bisa selesai via in-app.
  • Operasi sensitif latensi. Kustomisasi yang dipanggil dalam transaksi inti — validasi saat posting FI, perhitungan harga di sales order — membutuhkan respons sangat cepat. Round-trip ke BTP menambah overhead yang bisa tidak diterima untuk operasi kritis; dalam skenario ini, ABAP Cloud dalam S/4HANA lebih tepat.
  • Tim IT belum siap mengelola BTP. Side-by-side menambah sistem yang harus dioperasikan: monitoring terpisah, connectivity setup, error handling lintas sistem. Bagi tim IT yang terbiasa dengan satu lingkungan, kompleksitas operasional ini bisa lebih berat dari kustomisasi inti yang sudah dikenal.
  • Biaya BTP belum diperhitungkan. RISE with SAP menyertakan kapasitas BTP dasar, tetapi pengembangan ekstensi di skala produksi umumnya membutuhkan lisensi BTP service plans tambahan. Ini perlu masuk dalam business case sejak awal, bukan sebagai kejutan di tengah proyek.

Clean core bukan kondisi biner yang bisa dicapai sekaligus. Kustomisasi baru sebaiknya langsung dibangun dengan prinsip side-by-side atau in-app. Kustomisasi lama perlu diprioritaskan bertahap — sambil perusahaan membangun kapasitas BTP-nya secara berkelanjutan.

Bagi perusahaan yang sedang menjalani migrasi ERP ke cloud, arsitektur extensibility ini adalah keputusan desain awal yang paling berdampak jangka panjang.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa itu side-by-side extensibility SAP?

Side-by-side extensibility adalah pendekatan kustomisasi di mana ekstensi dibangun di luar inti S/4HANA — umumnya di SAP BTP — dan terhubung ke sistem inti melalui released API resmi SAP. Karena kode inti tidak disentuh, ekstensi bersifat upgrade-safe: pembaruan SAP tidak akan merusak ekstensi yang dibangun dengan cara ini.

Apa bedanya in-app extensibility dan side-by-side extensibility?

In-app extensibility dilakukan di dalam S/4HANA menggunakan key-user tools bawaan — custom field, objek bisnis kustom, workflow sederhana via SAP Fiori. Tidak butuh SAP BTP. Side-by-side extensibility dibangun di luar inti, di SAP BTP, untuk logika bisnis kompleks, integrasi sistem lain, atau aplikasi UI baru. Keduanya upgrade-safe jika menggunakan API dan tools yang released.

Apa itu SAP BTP dan mengapa digunakan untuk ekstensi clean core?

SAP BTP (Business Technology Platform) adalah platform cloud SAP untuk pengembangan aplikasi, integrasi, analitik, dan AI. BTP menjadi “rumah” side-by-side extensions karena SAP menyediakan koneksi standar ke S/4HANA via released API — ekstensi di BTP dapat menambah kapabilitas tanpa risiko merusak inti saat pembaruan SAP dirilis.

Komponen SAP Build apa yang tersedia untuk ekstensi clean core?

Per 2026: SAP Build Apps (aplikasi mobile/web secara visual), SAP Build Process Automation (otomasi workflow dan RPA), SAP Build Work Zone (portal dan launchpad), dan SAP Build Code (diperkenalkan 2024, untuk developer profesional berbantuan AI Joule di BTP). Semua terhubung ke S/4HANA via released API.

Apakah ekstensi di SAP BTP memerlukan lisensi tambahan?

Ya. RISE with SAP menyertakan kapasitas BTP dasar, namun pengembangan di skala produksi — menggunakan SAP Build Apps, Build Process Automation, atau SAP Integration Suite — umumnya membutuhkan lisensi BTP service plans tambahan. Model harganya berbasis konsumsi atau berlangganan; perlu dimasukkan dalam evaluasi total cost of ownership sejak awal.

Apa itu released API SAP dan mengapa penting?

Released API adalah API yang SAP tandai sebagai stabil — tidak akan berubah backward-incompatibly saat ada pembaruan. Ini kontrak stabilitas: ekstensi yang hanya menggunakan released API dijamin berfungsi setelah upgrade. Katalognya ada di SAP Business Accelerator Hub (api.sap.com), mencakup ribuan API lintas domain Finance, Logistik, SDM, dan lainnya. Menggunakan API non-released adalah akar masalah kustomisasi yang rusak saat upgrade.

Bagaimana SAP Integration Suite berperan dalam arsitektur clean core?

SAP Integration Suite adalah layanan integrasi utama di SAP BTP — menghubungkan S/4HANA dengan sistem eksternal via konektor standar, API Management, dan event-driven messaging. Dalam arsitektur clean core, ia menggantikan integrasi point-to-point yang dikodekan langsung di sistem SAP: aliran data dikelola di lapisan BTP, bukan di dalam core, sehingga inti tetap bersih dan upgrade-safe.

Pertanyaan “kustomisasi taruh di mana?” akhirnya punya jawaban yang bisa dioperasionalkan: in-app untuk kebutuhan sederhana, ABAP Cloud untuk logika kompleks yang harus berjalan dalam transaksi inti, dan side-by-side di BTP untuk integrasi lintas sistem atau antarmuka baru. Tiga tingkat ini bukan pilihan kompetitif melainkan alat yang dipilih berdasarkan kebutuhan teknis, kapasitas tim, dan realitas anggaran. Sebagai SAP Platinum Partner melalui United VARs, Soltius merancang arsitektur ekstensi clean core bersama klien — membantu menentukan mana yang in-app, mana yang side-by-side di BTP, dan mana yang paling tepat diimplementasikan via SAP Build agar sistem tetap mudah di-upgrade seiring pertumbuhan bisnis.

Untuk mendiskusikan arsitektur ekstensi SAP yang sesuai dengan kondisi sistem dan kebutuhan bisnis perusahaan Anda, kunjungi soltius.co.id.

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Ekstensi SAP Tanpa Menyentuh Core: Panduan Side-by-Side Extensibility di BTP
  • Cara Merawat Dompet Kulit Wanita agar Awet, Tetap Elegan, dan Tidak Mudah Rusak
  • Scaling Gigi: Penting untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi
  • Funding Gap Infrastruktur Indonesia: Berapa Sebenarnya Kebutuhan dan Bagaimana Menjembataninya?
  • Produk Asuransi Syariah untuk Orang Berpendapatan Tidak Tetap

Kategori

  • Asuransi
  • Bisnis
  • Cantik
  • Fashion
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Travel
  • Uncategorized

Laman

  • About Us
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

Arsip

  • Juni 2026
  • Mei 2026
  • April 2026
  • Maret 2026
  • Februari 2026
  • Januari 2026
  • Desember 2025
  • November 2025
  • Oktober 2025
  • September 2025
  • Agustus 2025
  • Juli 2025
  • Juni 2025
  • Mei 2025
  • April 2025
  • Februari 2025
  • Januari 2025
  • Desember 2024
  • November 2024
  • Oktober 2024
  • September 2024
  • Agustus 2024
  • Juli 2024
  • Mei 2024
  • April 2024
  • Maret 2024
  • Februari 2024
  • Januari 2024
  • Desember 2023
  • November 2023
  • Oktober 2023
  • September 2023
  • Agustus 2023
  • Juli 2023
  • Juni 2023
©2026 Khususkabar.com | Design: Newspaperly WordPress Theme